Definisi , merupakan sebuah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses kegiatan belajar mengajar dan memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain
Kelebihan E-Learning
- Pembelajar dapat belajar kapan dan dimana saja mereka punya akses internet.
- Efisiensi waktu dan biaya perjalanan.
- Pembelajar dapat memilih materi pembealajaran sesuai dengan level pengetahuannya.
- Mampu memfasilitasi dan menerapkan gaya belajar yang berbeda melalui beragam aktivitas.
- Pengembangan keterampilan TIK yang mampu mendukung aktivitas lain pembelajar.
- Mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis.
-Mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi, peserta didik dengan guru maupun sesama peserta didik.
- Kehadiran guru tidak mutlak diperlukan.
- Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif.
Karakteristik E-Learning
1 Memanfaatkan jasa teknologi informasi dan komunikasi berupa internet sehingga penyampaian pesan dan komunikasi guru dan siswa secara mudah dan cepat.
2 Memanfaatkan media komputer seperti jaringan komputer
3 Menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri.
4Materi pembelajaran dapat disimpan di komputer.
5Memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran dan juga mengetahui hasil kemajuan belajar
6 Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di computer
Alasan dikembangkan
1) krn dpt meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru atau instruktur
(2) dpt memungkinkan terjadinya interaksi pembljrn dari mana dan kapan saja
(3) dpt menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas
(4) dpt mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran
keuntungan :
1. lewat e-learning guru dan murid bisa berkomunikasi melalui internet tanpa ada ruang dan waktu.
2. e-learning memungkinkan berkembangnya sistem bagi orang-orang yang kurang beruntung yang secara normal tidak mendapatkan pendidikan formal.
3. para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat saling bertukar ide dan informasi atau memperbaiki pelajaran mereka di waktu senggang.
kerugian :
1. siswa yang kurang antusias dan disiplin dalam belajar melalui internet akan menemui kesulitan-kesulitan.
2. memungkinkan adanya kecurangan dan plagiaris
3. sering terdapatnya pelanggaran hak cipta.
Aktor adalah semua elemen yang terhubung dalam sistem yang nantinya akan membentuk jaringan secara alamiah. Aktor yang mampu mengontrol aktor lain disebut sebagai aktan. Aktan memiliki kemampuan untuk bergerak masuk dan keluar suatu jaringan berdasarkan kemauan dan kepentingannya. Saat aktan memasuki suatu jaringan, maka jaringan tersebut akan memberi nama atau julukan, aktifitas, perhatian, serta peranan dalam jaringan tersebut. Dengan kata lain, aktan inilah elemen utama dan menjadi penggerak dalam jaringan. Karakteristik e-learning, antara lain adalah :
- Memanfaatkan jasa teknologi elektronik, di mana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler.
- Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer networks).
- Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya.
- Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer
Komponen e-Learning
- Infrastruktur e-Learning, dapat berupa PC, jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.
- Sistem Belajar Manajemen adalah Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional
- Sistem Manajemen Pengetahuan digunakan untuk merekam dan menyimpan knowledge (pengetahuan), baik formal maupun berdasarkan pengalaman, kedalam bentuk digital untuk memudahkan akses bagi para pengguna tergantung tingkat otorisasi masing-masing.
- Sistem Belajar Manajemen Konten, memungkinkan pelatih, dosen, dan instruktur untuk membuat dan mengembangkan materi/e-learning content sendiri dengan mudah, walaupun mereka tidak menguasai pemrogaman komputer.
- perpustakaan elektronik (E-Library) E-Library merupakan layanan IT terintegrasi untuk manajemen perpustakaan digital. LEN menyediakan e-library yang fleksibel dan disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. - Mobile Learning, menambah kegunaan sistem e-learning. Mobile learning meliputi: konten, sarana pengembangan konten, dan ponsel pelacakan sistem.
- E-Content Development, merupakan bagian penting dari proses e-learning yang memainkan peranan utama. E-content memungkinkan pengguna untuk mengembangkan konten yang secara visual menarik dan interaktif. Media E-content dapat berupa format CD maupun format standar e-content seperti SCROM and AICC
Kelebihan E-Learning
- Pembelajar dapat belajar kapan dan dimana saja mereka punya akses internet.
- Efisiensi waktu dan biaya perjalanan.
- Pembelajar dapat memilih materi pembealajaran sesuai dengan level pengetahuannya.
- Mampu memfasilitasi dan menerapkan gaya belajar yang berbeda melalui beragam aktivitas.
- Pengembangan keterampilan TIK yang mampu mendukung aktivitas lain pembelajar.
- Mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis.
-Mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi, peserta didik dengan guru maupun sesama peserta didik.
- Kehadiran guru tidak mutlak diperlukan.
- Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif.
Karakteristik E-Learning
1 Memanfaatkan jasa teknologi informasi dan komunikasi berupa internet sehingga penyampaian pesan dan komunikasi guru dan siswa secara mudah dan cepat.
2 Memanfaatkan media komputer seperti jaringan komputer
3 Menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri.
4Materi pembelajaran dapat disimpan di komputer.
5Memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran dan juga mengetahui hasil kemajuan belajar
6 Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di computer
Alasan dikembangkan
1) krn dpt meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru atau instruktur
(2) dpt memungkinkan terjadinya interaksi pembljrn dari mana dan kapan saja
(3) dpt menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas
(4) dpt mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran
keuntungan :
1. lewat e-learning guru dan murid bisa berkomunikasi melalui internet tanpa ada ruang dan waktu.
2. e-learning memungkinkan berkembangnya sistem bagi orang-orang yang kurang beruntung yang secara normal tidak mendapatkan pendidikan formal.
3. para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat saling bertukar ide dan informasi atau memperbaiki pelajaran mereka di waktu senggang.
kerugian :
1. siswa yang kurang antusias dan disiplin dalam belajar melalui internet akan menemui kesulitan-kesulitan.
2. memungkinkan adanya kecurangan dan plagiaris
3. sering terdapatnya pelanggaran hak cipta.
Aktor adalah semua elemen yang terhubung dalam sistem yang nantinya akan membentuk jaringan secara alamiah. Aktor yang mampu mengontrol aktor lain disebut sebagai aktan. Aktan memiliki kemampuan untuk bergerak masuk dan keluar suatu jaringan berdasarkan kemauan dan kepentingannya. Saat aktan memasuki suatu jaringan, maka jaringan tersebut akan memberi nama atau julukan, aktifitas, perhatian, serta peranan dalam jaringan tersebut. Dengan kata lain, aktan inilah elemen utama dan menjadi penggerak dalam jaringan. Karakteristik e-learning, antara lain adalah :
- Memanfaatkan jasa teknologi elektronik, di mana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler.
- Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer networks).
- Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya.
- Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer
Komponen e-Learning
- Infrastruktur e-Learning, dapat berupa PC, jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference.
- Sistem Belajar Manajemen adalah Sistem perangkat lunak yang mem-virtualisasi proses belajar mengajar konvensional
- Sistem Manajemen Pengetahuan digunakan untuk merekam dan menyimpan knowledge (pengetahuan), baik formal maupun berdasarkan pengalaman, kedalam bentuk digital untuk memudahkan akses bagi para pengguna tergantung tingkat otorisasi masing-masing.
- Sistem Belajar Manajemen Konten, memungkinkan pelatih, dosen, dan instruktur untuk membuat dan mengembangkan materi/e-learning content sendiri dengan mudah, walaupun mereka tidak menguasai pemrogaman komputer.
- perpustakaan elektronik (E-Library) E-Library merupakan layanan IT terintegrasi untuk manajemen perpustakaan digital. LEN menyediakan e-library yang fleksibel dan disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. - Mobile Learning, menambah kegunaan sistem e-learning. Mobile learning meliputi: konten, sarana pengembangan konten, dan ponsel pelacakan sistem.
- E-Content Development, merupakan bagian penting dari proses e-learning yang memainkan peranan utama. E-content memungkinkan pengguna untuk mengembangkan konten yang secara visual menarik dan interaktif. Media E-content dapat berupa format CD maupun format standar e-content seperti SCROM and AICC